Waktu Luang dan Tanggung Jawab Moral

Out of Cave

Halah. Nggambas banget judulnya.

Yasudah. Biarkan aku bercerita.

Suatu hari aku iseng meng-google nama seorang teman lama. Walaupun namanya cukup pasaran, akhirnya kutemukan juga blog miliknya. Tidak banyak hal menarik yang kutemukan di sana. Aku beralih ke laman ‘about’-nya. Di sana dia bercerita tentang kehidupannya sehari-hari: bekerja sejak pagi hingga sore, kemudian dilanjutkan dengan kuliah sejak petang hingga malam. Dia menambahkan, kurang-lebih, bahwa dia tidak pernah merasa lelah karena ada orang-orang terkasih yang selalu mengiringi langkahnya.

Terutama pacarnya.

Oh maaf, itu bahasan yang lain lagi.

Saat itu sebuah ‘kesadaran’ tiba-tiba menubrukku.

Pertama, rasanya sedikit janggal mengetahui bahwa seseorang yang dulu berbagi kehidupan denganmu (eh maksudku belajar di kelas yang sama, main di lapangan yang sama, jajan di kantin yang sama) sekarang benar-benar memiliki dunia yang berbeda. Aku merasa masih ‘gini-gini aja’ dengan kehidupan ala mahasiswa biasa dan dia sudah masuk ke dunia orang dewasa: dunia kerja. Heuh.

Kedua–dan ini…

Lihat pos aslinya 288 kata lagi

2 responses to “Waktu Luang dan Tanggung Jawab Moral

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s