Cerita Seratus Kata – Kesediaan

Terima kasih sudah datang hari ini. Mari sama-sama bersepakat sebelumnya untuk pura-pura tidak tahu-menahu bahwa ramalan cuaca tadi melaporkan akan ada hujan badai disertai angin ribut yang datang kurang lebih sebentar lagi.

Masuklah dulu, lepaskan jaketmu. Biar kuseduhkan teh dan kusiapkan setoples camilan untuk menemani kita menunggu. Tenang saja, tidak usah terlalu gelisah atau terburu-buru. Kau kenal watakku, aku orangnya sabar menunggu.

Ah, rupanya badai sudah mulai. Mari segera tuntaskan semua ini. Penuhi kewajibanmu berbicara meminta kesediaanku dimadu. Sementara aku, sesudah badai ini berlalu, tinggal mengangguk setuju, tanpa perlu terluka oleh setiap kata-katamu yang hanya terdengar sebagai gemuruh angin bagiku. (*)

6 responses to “Cerita Seratus Kata – Kesediaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s